Jumat, 08 Februari 2013

Mengenal Lembar keja Ms Acces 2007

Agar dapat bekerja dengan Access 2007, Anda perlu memahami bidang kerja Access 2007 tersebut. Secara umum bidang kerja tersebut diperlihatkan dalam gambar di bawah ini. Masing-masing bagian mempunyai fungsi sendiri-sendiri.

Office Button
Tombol Office berada di pojok kiri atas. Jika Anda klik tombol ini akan tampil sederetan menu-menu
seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

Quick Access Toolbar
Merupakan sederetan ikon-ikon yang berada di samping tombol Office, yang memungkinkan akses ke suatu menu dengan sekali klik. Secara default, Quick
Access Toolbar ini hanya memuat tombol-tombol Save, Undo, dan Redo. Meski demikian, Anda masih dapat menambahkan tombol-tombol lain ke dalam Quick Access Toolbar ini dengan mengklik tombol Customize Quick Access Toolbar yang ada di sebelah kanan.

Title Bar
Title bar berada di bagian paling atas bidang Access 2007. Bagian ini menunjukkan kepada pengguna
nama program aplikasi dan juga file database yang sedang dibuka.
Ribbon
Merupakan seperangkat menu yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan fungsi yang dibawanya. Menumenu tersebut dibagi dalam kelompok tab.

Sizing Button
Berada di pojok kanan atas. Gunanya untuk melakukan minimize, maximize, restore, dan menutup
bidang Access 2007.

Panel Navigasi
Panel navigasi ada di bagian kiri bidang Access 2007. Berisi nama-nama objek database yang telah dibuat. Meliputi tabel, form, query, report, macro, dan lainlain.

Status Bar
Status bar berada di bagian paling bawah dari bidang Access 2007. Fungsinya menampilkan pesan-pesan, indikator, progress dari aktivitas yang Anda lakukan pada menu-menu Access 2007.
Bidang Tampilan Objek Database Bidang ini digunakan untuk menampilkan data-data
atau isi dari objek database yang dipilih pada Panel Navigasi.

Kamis, 07 Februari 2013

Menyisipkan Wordart Pada Ms Word 2007


<!--[if !supportLists]-->ü      <!--[endif]-->Menyisipkan Wordart
Teks yang dibuat dalam wordart akan tampak lebih bervariasi ,  cara menyisipkannya :
<!--[if !supportLists]-->1)    <!--[endif]-->klik menu Insert > pilih WordArt
<!--[if !supportLists]-->2)    <!--[endif]-->pilih salah satu model word art

<!--[if !supportLists]-->3)    Akan muncul kotak dialog seperti ini :

 a) Font : Pilih jenis huruf yang anda inginkan
 b) Sze :Plih ukuran huruf
 c) Text : ketik teks yang anda ngnan
 d)  <!--[endif]-->klik O

Selasa, 05 Februari 2013

Method Dalam Pemprograman Java


    
Ø      Pengertian Method/Fungsi/Prosedur
Adalah subprogram yang dibuat dengan tujuan:
1)      Membuat program lebih terstruktur.
2)      Membuat program lebih pendek.
3)      Menghindari penulisan kode program yang sama secara berulang.

Ø      Jenis Method

1)      Method yang tidak menghasilkan nilai
ð      Diawali dengan void
2)      Method yang menghasilkan nilai
ð      Diawali dengan tipe data

Ø      Membuat Method
Sintak method:
Accessmodifier  tipedata  namamethod(para1, para2,...,...)
{
Body
}

Ø      Accessmodifier

a)      Pulic
b)      Private
c)      Protected
d)     Static
e)      Overloading Method

Ø      Pemanggilan Method

ð      public static void main(String[] args) {

Rabu, 30 Januari 2013

Pemprograman Visual 1

Bahasa C# merupakan salah satu bahasa pemrograman baru & modern yang diciptakan Microsoft yang digunakan oleh banyak developer.net untuk mengembangkan aplikasi dengan platform.net
Bahasa C# memiliki fasilitas, sebagai berikut :
1.   Exception Handling
Yaitu suatu mekanisme penanganan eror yang mungkin terjadi pada suatu program yang menyebabkan program itu terhenti ditengah jalan
2. Garbage Collection
Yaitu suatu mekanisme yang dilaksanakan dengan algoritma tersendiri untuk melacak state dari objek (objek masih terpakai atau tidak) dan untuk melakukan penghapusan objek
3. Extensible Data Types
Yaitu memungkinkan tipe yang akan didefinisikan (terbuka) yang kemudian dapat diperpanjang dengan menguraikan serikat
4. Secure Code
Yaitu fitur yang menjaga keamanan code karena melalui bahasa pemrograman  agar tidak terjadi spam

Contoh ER Diagram Sistem Informasi Apotek


Data Base Apotek


A.    Penentuan Entitas

1.    Karyawan                    : Menyimpan informasi identitas dari karyawan

2.    Obat                            : Menyimpan informasi identitas dari obat     
3.    Supplier                       : Menyimpan informasi identitas dari supplier
4.    Faktur Penjualan         : Menyimpan informasi identitas dari faktur penjualan
5.    Faktur Supply             : Menyimpan informasi identitas dari faktur supply
6.    Pelanggan                   : Menyimpan informasi identitas dari  pelanggan
B.    Penentuan Atribut
1.    Karyawan                    : id_karyawan char(10) primary key, nama_karyawan varchar2(30), alamat_karyawan varchar2(20), kota_karyawan varchar2(15),  no_telp number(15).
2.    Obat                            : id_obat char(10) primary key, nama_obat varchar2(20), harga number(15), stock varchar2(20).
3.    Faktur penjualan         : no char(10)primary key, tanggal char(10), id_pelanggan char(10)foreign key, id_karyawan char(10)foreign key, id_obat char(10)foreign key, jumlah number(5), total number(5).
4.    Pelanggan                   : id_pelanggan char(10)primary key, nama_pelanggan varchar2(30), alamat_pelanggan varchar2(20).
Bentu ER Diagram


Entity Relationship (ERD)

Model  Entity  Relationship diperkenalkan pertama kali oleh P.P. Chen pada tahun 1976. Model ini dirancang untuk menggambarkan persepsi dari pemakai dan berisi obyek-obyek dasar yang disebut entity dan hubungan antar entity-entity tersebut yang disebut relationship. Pada model ER ini semesta data yang ada dalam dunia nyata ditransformasikan dengan memanfaatkan perangkat konseptual menjadikan  sebuah diagram, yaitu diagram ER ( Entity Relationship).
         Diagram Entity-Relationship melengkapi penggambaran grafik dari struktur logika . Dengan kata lain Diagram E-R menggambarkan arti dari aspek data seperti bagaimana entity-entity, atribut-atribut dan relationship-relationship disajikan. Sebelum membuat Diagram E-R , tentunya kita harus memahami betul data yang diperlukan dan ruang lingkupnya. Di dalam pembuatan diagram E-R perlu diperhatikan penentuan sesuatu konsep apakah merupakan suatu entity, atribut atau relationship.
       Dalam rekayasa perangkat lunak, sebuah Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem  seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.



     ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam baris data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi ERD untuk memodelkan stryktur data dan hubungan antar data, untuk menggabarkannya digunakan beberapa notasi dan symbol. Pada dasarnya ada tiga simbol yang digunakan yaitu ;1.    Entitas


Entitas Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.
2.    Atribut
Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.
3.    Relationship
Adalah hubungan yang terjadi antara satu entity dengan entity lainnya. Relationsgip tidak mempunyai keberadaan fisik atau konseptual kecuali yang sejenis dinamakan dengan Relationsgip Diagram.
Derajat Relationship
Terdapat 3 macam derajat dari relationship, yaitu :
Ø      Unary Degree (derajat satu),
             Bila satu entity mempunyai relasi terhadap dirinya sendiri.  Digambarkan sebagai berikut
Ø      Binary degree (derajat dua) dan
Bila satu relasi menghubugkan dua entity, digambarkan sebagai berikut ;
Ø      Ternary degree (derajat tiga)
Bila satu entity menghubungkan lebih dari dua entity. Digambarkan sebagai berikut

Cardinality Ratio Constraint
Berfungsi untuk menjelaskan jumlah hubungan/relationship dari entity-entity yang berpastisipasi.  Terdapat 3 macam CRC yaitu :
Ø      Hubungan 1 : 1 (One to One Relationship)
Yaitu suatu entity yang berada di himpunan A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entity pada himpunan B, dan entity pada himpunan B berhubungan dengan paling banyak satu entity di himpunan A, digambarkan sebagai :
Ø      Hubungan 1 : M (One to Many/Many to One Relationship)
Yaitu suatu entity pada himpunan A dapat berhubungan dengan sejumlah entity pada himpunan B, tetapi entity yang berada pada himpunan B hanya dapat berhubungan dengan hanya satu entity dari himpunan A atau sebaliknya.  Digambarkan sebagai :
Ø      Hubungan M : N (Many to Many Relationship)



Yaitu suatu entity yang berada di himpunan A dapat berhubungan dengan banyak entity di himpunan B, dan sebaliknya. Digambarkan sebagai :


Langkah-langkah membuat ERD
  1. Tentukan entity-entity yang diperlukan disesuaikan dengan permintaan pemakai;
  2. Tentukan relationship antar entity-entity;
  3. Tentukan Cardinality ratio dan Participation Constraints
  4. Tentukan atribut-atribut yang diperlukan dari setiap entity
  5. Tentukan primary key diantara atribut-atribut
  6. Buatlah penamaan entity, atribut dan relationship yang unik, dan hindari penamaan yang sama untuk objek yang berbeda
DDL (Data Definition Language)
DDL atau Data Definition Language adalah kumpulan perintah pada sql yang berfungsi atau digunakan digunakan untuk membuat, mengubah dan menghapus struktur atau definisi tipe data dari objek-objek yang ada pada database.
Pada DDL terdapat perintah-perintah untuk  membuat, mengubah ataupun menghapus, berikut perintah-perintah dan penjelasannya :
1. Perintah untuk membuat / meng-create :
Ø      Create Database : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat database baru
Ø      Create Function : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat fungsi.
Ø      Create Index : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat index.
Ø      Create Procedur : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat prosedure.
Ø      Create Table : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat tabel baru.
Ø      Create Trigger : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat trigger.
2. Perintah untuk merubah / memanipulasi :
Ø      Alter table : merupakan perintah yang berfungsi untuk merubah struktur tabel.
3. Perintah untuk menghapus :
Ø      Drop Database : merupakan perintah yang berfungsi untuk menghapus database.
Ø      Drop Table : merupakan perintah yang berfungsi untuk menghapus tabel.
4. GRAND 
Perintah ini digunakan untuk memberikan hak / izin akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapsu (DELETE), mengubah (UPDATE) dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
5.  REVOKE 
Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.
DML (Data Manipulation Language)
DML atau Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi data dalam tabel, seperti menambah, merubah atau menghapus data. Perintah ini tidak terkait dengan struktur dan metadata dari objek-objek yang berada pada tabel-tabel database.
Pada DML terdapat perintah-perintah untuk memanipulasi data, berikut perintah-perintah dan penjelasannya :
Ø      Select : Menampilkan record dari  table atau view
Ø      Insert : Menyisipkan record ke dalam table
Ø      Update : menghapus record dalam table
Ø      Delete : menghapus record dalam table
Ø      Commit : menuliskan perubahan ke dalam disk
Ø       Rollback : membatalkan perubahan yang dilakukan setelah perintah commit terakhir

Untuk yang mau tahu contoh penerapan ER Diagram , Lihat diisini Contoh ER Diagam Sistem Informasi Apotek

Selasa, 15 Januari 2013

Membuat Cahrt ( Diagram / Grafik ) Pada Ms PowerPoint

Pada saat kita ingin mempresentasikan suatu materi atau project pada client. Kita memnemukan sebuah data yang sangat banyak dan bentuk tabel , contohnya tabel penjualan dari tahun 2010-1012.
Sedangkan pada powerpoint tidak bisa menampungnya. Disini PowerPoint menyediakan satu grup yang ada disalah satu Ribbon Tabnya  yaitu Chart .
Chart adalah salah satu fasilitas yang disediakan oleh Microsoft PowerPoint untuk membuat grafik atau diagram .
Cara untuk membuatnya cukup mudah, yaitu :
1. Kita buka aplikasi Ms PowerPoint
2. Pada Tab Ribbon kta pilih Insert
3. Lalu pada grup Ribbon Insert , kita pilih Cahrt
Seteleh itu akan muncul jendela Chart . Disitu terdapat banyak pilihan Chart yang bisa kita pilih dari Colum , Link , Pie dll.
4. setelah kita memilih salah satu klik OK

Selain cara diatas kita juga bisa menggunakan cara ssengkat dengan cara mengklik gambar Chart yang ada pada slide. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini

Catatan :
Sebelum kalian membuat Chart terlebih dahulu sediakan data yang akan kita buat diagram atau grafiknya terlebih dahulu ( pada Ms Excel atau yang lainnya )